Komet

Senin, 05 November 2012

6 Makanan Sehat Untuk Menurunkan Berat Badan

Menjalani gaya hidup sehat dan sukses menurunkan berat badan sangat tergantung dari kemauan keras Anda untuk mengubah kebiasaan makan tak sehat. Jika selama ini terbiasa mengonsumsi makanan tinggi garam, gula, lemak dan kalori, kini mulailah beralih ke makanan yang lebih sehat dan rendah kalori.

Jika Anda masih bingung mengenali mana makanan yang rendah dan tinggi kalori, mulailah dengan buah dan sayuran segar. Selain dua makanan tersebut, ada empat lagi yang memiliki kandungan kalori sangat rendah, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Rempah-rempah
Segar atau dikeringkan rempah-rempah bisa membantu proses penurunan berat badan Anda. Jadi, lupakan saus dan salad dressing yang tinggi kandungan lemak dan gunakan rempah yang sama lezat dalam rasa namun mengandung kalori yang jauh lebih sedikit. Satu siung bawang putih hanya mengandung empat kalori, namun membuat rasa makanan jadi lebih lezat. Sementara itu daun parsley yang hanya 10 kalori, dan kayu manis yang mengandung enam kalori, bisa menjadikan rasa makanan Anda lebih bervariasi.

2. Buah-buahan
Buah-buahan seperti jeruk, aprikot, semangka, lemon, peach, raspberry, blueberry, stroberi termasuk dalam daftar makanan yang mengandung kalori sedikit. Buah-buahan yang berserat dan megandung banyak air juga seringkali disebut para ahli nutrisi sebagai 'makanan yang mengandung kalori negatif'. Artinya, jumlah kalorinya aman dan bisa memenuhi kebutuhan harian tubuh dengan cukup. Tidak berlebihan. Buah juga mudah dicerna dan dapat diproses tubuh secara sempurna.

3. Sayuran
Seperti halnya buah yang memiliki 'kadar kalori negatif', banyak jenis sayuran juga rendah kalori namun kaya nutrisi. Misalnya wortel, ketimun, lobak, brokoli, tomat, seledri, selada, kol, daun bawang dan juga bayam. Sayur-sayuran ini membuat usus kita berfungsi dengan baik, serta membantu tubuh menggunakan kalori yang lebih besar daripada yang dimakan. Hal ini membuat bentuk tubuh jadi lebih ideal juga baik untuk proses pencernaan.

4. Keju Rendah Lemak
Diet yang baik dan sehat selalu menganjurkan untuk mengurangi kadar kalori yang dikonsumsi. Maka dari itu, pilihlah makanan yang rendah kalori tapi tetap bergizi dan memiliki rasa yang lezat. Keju cheddar rendah lemak hanya mengandung 20 hingga 40 kalori setiap lembarnya, tergantung pada seberapa besar potongan dan berapa banyak keju yang Anda konsumsi.

5. Putih Telur Rebus
Putih telur merupakan salah satu makanan dengan kadar kalori yang rendah yakni sebesar 16 kalori. Jadi, Anda tetap dapat memakan dua atau lebih putih telur tanpa harus khawatir dengan jumlah kalori yang diasup.

6. Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan seperti buncis, kacang panjang, kacang merah atau kacang polong hanya mengandung 25 kalori dalam setiap penyajian (sekitar 3,5 ons atau setara 98 gram). Jadi jika Anda mengolah dan mengkreasikannya dengan menggunakan tanaman-tanaman herbal lain, tentunya akan menghasilkan makanan lezat yang rendah kalori.

#Dari berbagai sumber

Kamis, 01 November 2012

Tanda Awal Kehamilan

Kehamilan adalah salah satu momen yang ditunggu oleh pasangan suami istri yang ingin segera punya momongan. Namun saat seorang calon ibu hamil 1 minggu, banyak hal yang terjadi pada dirinya, walaupun pengalaman setiap ibu berbeda satu dengan yang lain. Berikut ini adalah hal-hal yang biasa dialami calon ibu pada awal kehamilan.
Tidak ada tanda-tanda pasti dalam menentukan datangnya kehamilan pada calon ibu. Salah satu gejala yang sering dialami banyak calon ibu adalah morning sickness (rasa tidak nyaman di perut dan muntah-muntah di pagi hari), serta menstruasi yang tidak kunjung datang pada waktu yang seharusnya. Sebagian ibu ada yang mengalami kram dan kaku pada daerah perut. Tanda-tanda lain yang juga menyertai diantaranya adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil, naiknya suhu tubuh di atas normal, dan terjadi perubahan pada daerah payudara. Namun ada juga calon ibu yang sama sekali tidak mengalami tanda-tanda tersebut saat hamil 1 minggu. Mereka biasanya mengetahui kehamilan setelah melakukan pemeriksaan di dokter kandungan. Dalam beberapa kasus, tidak jarang bahwa tanda-tanda kehamilan ini justru dialami oleh suami, sedangkan sang istri yang tengah hamil justru merasa nyaman-nyaman saja.
Tak hanya perubahan secara fisik, calon ibu juga seringkali mengalami perubahan secara psikis. Calon ibu yang sedang hamil sering mengalami emosi yang tidak stabil. Suasana hatinya bisa selalu berubah-ubah, cepat emosi, mudah tersinggung, agak manja, dan sedikit cengeng. Terkadang perubahan suasana hati ini bisa agak berlebihan, misalnya rasa senang yang berlebihan, rasa takut yang berlebihan, dan sering merasa cemas. Calon ibu juga sering mengalami gejala “ngidam”.
Bagi calon ibu yang hamil 1 minggu, banyak tradisi di Indonesia yang menyambutnya dengan upacara atau selamatan. Orang-orang tua pun seringkali mengingatkan jika anaknya sedang hamil muda supaya selalu merawat diri, menjaga makanan, dan menghindari berbagai jenis pantangan. Semua ini bertujuan untuk menjaga calon bayi yang tengah dikandung sang ibu akan terjaga dengan baik, terlindung dari semua pengaruh buruk, serta dapat dilahirkan dengan sehat dan selamat.

Mengobati Keputihan Secara Alami

Keputihan merupakan sekresi vaginal abnormal yang terjadi pada wanita, dan bisa diakibatkan karena infeksi bakteri, virus, jamur, parasit, atau kelelahan yang amat sangat. Penyebab utamanya adalah kurang terjaganya kebersihan bagian kewanitaan. Pengobatan keputihan tidak hanya dilakukan dengan obat-obatan dari dokter, melainkan juga dapat dilakukan dengan mengubah kebiasaan, mengubah pola makan, serta obat-obatan tradisional. Berikut ini adalah cara mengobati keputihan secara alami.
Selain menggunakan obat-obatan dari dokter, keputihan dapat diobati secara alami dengan menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Perbanyak minum, dan batasi konsumsi gula untuk mengurangi resiko pertumbuhan kuman penyebab keputihan. Perbanyak konsumsi yoghurt untuk memperbanyak bakteri baik yang menekan pertumbuhan kuman penyebab keputihan. Jangan lupa untuk menjaga kesehatan daerah kewanitaan, seperti sering mengganti pembalut secara teratur, mengenakan celana dalam dari bahan katun dan tidak ketat, serta basuh daerah kewanitaan setelah buang air kecil dengan cara yang benar.
Mengobati keputihan secara alami dapat dilakukan dengan obat-obatan tradisional. Obat yang tradisional yang paling sering digunakan adalah rebusan daun sirih. Daun sirih sebanyak 10-15 lembar dicuci dan direbus dengan 2 liter air hingga mendidih, dinginkan, kemudian gunakan airnya untuk membasuh daerah kewanitaan. Rebusan daun sirih memiliki khasiat antiradang, antiinfeksi dan menghilangkan gatal.
Selain obat luar seperti rebusan daun sirih, obat tradisional untuk keputihan juga dapat dibuat dari ramuan sambiloto, kulit delima dan kunyit. Kurang lebih 15 gram kulit delima kering, 10 gram sambiloto kering, dan 20 gram kunyit yang telah diiris-iris dicuci bersih, lalu direbus dengan 600 mililiter air hingga tersisa 300 mililiter. Rebusan ini kemudian disaring, airnya diminum 2 kali sehari secara teratur. Untuk menambah rasanya, ramuan ini dapat ditambah gula aren atau madu. Sambiloto berkhasiat untuk menghilangkan bengkak dan menghilangkan panas, kulit delima berkhasiat untuk mengurangi sekresi cairan, sedangkan kunyit berkhasiat sebagai antiradang dan antibakteri. Mengobati keputihan secara alami juga dapat menggunakan daun sirsak, kulit manggis, temu kunci, rumput mutiara, tumbuhan leunca, dan bunga jengger ayam.

Mengatasi Mual Saat Hamil

Hamil identik dengan mual dan muntah. Walau secara umum terjadi dan harus dimaklumi, mual cukup merepotkan apalagi jika terjadi setiap hari bahkan setiap pagi. Jika ada ibu hamil yang tidak mual dan muntah ini disebabkan mereka kebal terhadap efek hormon kehamilan.
Tingkat mual bervariasi ada yang mual sesekali, misalnya di pagi hari saja, ada juga yang sering terjadi di setiap jamnya. Mual yang terjadi di awal kehamilan ini sebetulnya akan hilang dengan sendirinya seiring usia kehamilan. Mual dan muntah akan berhenti di usia kehamilan antara minggu ke-12 dan minggu ke-14.
Susan Warhus, MD, seorang ahli kandungan menyatakan kondisi mual dan muntah malah merupakan kondisi yang menyatakan kehamilan dalam tingkat yang baik karena atinya hormon HCG meningkat dan tingkat hormon HCG tinggi menunjukkan bahwa kondisi kehamilan sedang mengalami perkembangan yang baik.
Walau demikian bisa saja mual dan muntah yang parah bisa juga mengindikasikan kehamilan yang tidak normal akibat plasenta berkembang menjadi kista yang abnormal sehingga kehamilan yang tidak dapat bertahan.
Baik normal ataupun tidak normal, mual dan muntah kerapkali menyebabkan ibu hamil kehilangan berat badan dan cairan tubuh.
Nah, lantas, bagaimana mengatasi mual pada saat hamil agar tidak membahayakan tubuh dan janin yang dikandung?
  1. Tetap mengkonsumsi makanan bergizi. Ketika Anda makan, usahakan dalam porsi kecil namun sering. Porsi yang banyak hanya akan membuat Anda mual. Anda selang seling dalam konsumsi makananannya, setelah makan buah lalu makan sayur begitu seterusnya.
  2. Kondisi mual dan muntah jangan menghambut nafsu makan Anda, justru semakin mual Anda harus semakin mengkonsumsi makanan terutama makanan yang tinggi karbohidrat dan protein sehingga lambat laun mual muntah Anda hilang.
  3. Konsumsilah buah dan sayuran berserat.
  4. Siapkan camilan segar seperti buah-buahan.
  5. Ketika bangun tidur segera konsumsi makanan kecil sebelum akhirnya berdiri dari tempat tidur. Bangun dari tempat tidurpun harus dengan perlahan-lahan jangan disekaliguskan.
  6. Hindari makanan berlemak, berminyak, dan pedas. Ketiga jenis makanan itu akan memperburuk rasa mual Anda.
  7. Minumlah air putih minimal 2 liter setiap hari agar tidak terjadi dehidrasi yang disebabkan oleh muntah yang terus menerus.
  8. Konsumsi minuman segar alami seperti jus buah apel, stobery, atau mangga. Jus ini selain menyehatkan juga membuat tubuh Anda lebih fit.
  9. Konsultasikan ke dokter untuk mengkonsumsi asam folat atau obat mual bila memang diperlukan.
  10. Jika ingin menggunakan obat tradisional bisa dengan minum air jahe atau mengunyah permen jahe.
  11. Istirahat yang cukup bisa membantu Anda mengurangi rasa mual.
  12. Jangan stress karena stress bisa memicu mual lebih hebat.
Itulah kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa mual pada saat hamil.

Dari: Berbagai Sumber


Manfaat Pijat Bagi Ibu Hamil

Pijat sangat bermanfaat dilakukan terhadap ibu hamil karena dapat mengurangi stres dan merilekskan tubuh. Pijat akan membantu meredakan kejang otot dan kram akibat beban ekstra yang harus dibawa oleh ibu hamil dan perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan. Pemijatan juga membantu menguatkan proses kehamilan dengan cara memperlancar aliran darah, sirkulasi limpa, mengurangi edema, dan membantu menyiapkan kesiapan mental dan fisik ibu. Selain itu, juga berfungsi mengurangi stres persendian akibat beban ekstra dan membantu memaksimalkan kapasitas pernafasan yang sangat diperlukan dalam proses melahirkan.
Tapi pastikan Anda menemui terapis yang memahami teknik pijat yang aman untuk ibu  hamil, yakni mengetahui bagian-bagian tubuh mana dan posisi yang berisiko bagi kondisi kandungan.
Berikut beberapa bagian tubuh yang memerlukan perhatian khusus:

Perut. Otot dan kulit pada dinding perut akan mengalami peregangan. Karena itu, hindari melakukan pijatan langsung di area perut.

Payudara. Payudara akan membesar dan sensitif sehingga sebaiknya juga dihindari pijatan langsung.

Kaki. Ukuran jantung akan membesar, terjadi perluasan pembuluh darah, volume darah meningkat hingga 30-50%, terjadi peningkatan sel-sel darah merah dan darah putih. Selain itu, volume cairan interstitial juga akan meningkat sebanyak 40% pada trimester ke-3, sehingga memicu edema atau pembengkakan pada kaki. Untuk itu area kaki hanya boleh dipijat dengan tekanan lembut dan ringan.

Otot-otot yang perlu direlakskan adalah otot-otot adductor (otot yang menarik kaki dan tangan ke arah garis pusat tubuh) sehingga otot-otot panggul juga ikut relaks. Selain itu, pastikan Anda berada dalam posisi menyamping. Kondisi badan Anda berbeda dengan perempuan yang tidak hamil. Karena itu, tempat pijat juga akan diatur sedemikian rupa sehingga Anda berada dalam posisi yang mungkin tidak terlalu nyaman bagi Anda, tapi aman untuk bayi. Biasanya akan ada tambahan bantal pengganjal untuk membuat Anda merasa lebih nyaman.
Pijat ibu hamil sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan 3 bulan ke atas, yakni saat kandungan relatif lebih kuat.